Percaya ngga, kalau banyak bapak-bapak calon pensiunan perusahaan yang melihat usaha yang dimulai oleh istri di rumah dengan membuka warung...
Percaya ngga, kalau banyak bapak-bapak calon pensiunan perusahaan yang melihat usaha yang dimulai oleh istri di rumah dengan membuka warung sebagai aktivitas yang biasa saja dan tidak terfikirkan untuk menumbuhkembangkan seperti minimarket sederhana yang dapat meningkatkan penjualan berbagai kebutuhan. Yang ada dalam fikiran adalah bagaimana membuat bisnis yang besar dan menguntungkan cepat dimasa pensiun.
Satu kesalahan yang besar bagi para pensiunan ketika berfikir seperti itu karena salah satu modal yang harus dimiliki oleh calon pensiun adalah social capital yang berasal dari pasangan hidup mereka yaitu istri. Bersyukurlaah para suami, calon pensiun yang memiliki istri dengan kegiatan bisnis dirumah yang salah satunya adalah warung.
Kalau kita lihat persepsi umum dari masyarakat bahwa warung itu hanyalah kegiatan bisnis sampingan di rumah dan tidak memerlukan manajemen yang rumit karena konsumen akan butuh. Adapun yang dijual adalah keperluan sehari-hari alias sembako. Tinggal buka warung, orang lain akan datang ke warung untuk belanja, layani dan dapat uang deh. Cukup segitu saja dan tidak memerlukan manajemen yang rumit untuk menjalankannya.
Hal ini terlihat pada seorang pensiunan BUMN di komplek dimana saya tinggal dan beliau bersama istri mengembangkan warung kebutuhan warga komplek perumahan. Garasi mobil dan paviliun rumah disulap menjadi warung seperti gas, air mineral, makanan kecil-kecil, dan lain-lain. Ditengah persaingan dengan Alfamart dan indomaret, warung ini masih berjalan dan bahkan mendapatkan supply dari perusahaan besar seperti air mineral.
Satu hal yang jadi pelajaran berharga adalah bagaimana warung tersebut dikelola dengan menggunakan manajemen karena pensiun tersebut menerapkan pengalaman bisnis dan manajemen nya di warung. Salah satunya adalah menggunakan mesin kasir sebagai pencatat transaksi yang belanja. Meskipun yang jaga karyawan, tetap sajaa keuangan aman dengan dasar pencatatan keuangan dengan mesin kasir. Penting bagi bisnis warung ini.
Yang lainnya adalah melayani konsumen dengan konsep delivery karena warung ini menjual air mineral dan gas kepada warga yang tidak hanya tinggal dikompleks perumahan dimana usaha berjalan, tetapi juga di komplek lain. Melalui layanan via wa, semuanya bisa mendapatkan layanan terbaik.
Penting juga melihat inovasi layanan yaitu pulsa, pembayaran melalui BRI link sampai dengan layanan laundry, meskipun itu tidak dijalankan di warung tersebut, tetapi dikerjasamakan dengan usaha Laundry lainnya. Inilah yang menjadi perhatian bagi calon pensiun, dari usaha yang diawali oleh istri bisa menjadi usaha besar kalau pensiunan bisa menempatkan diri sebagai bagian dari usaha warung tersebut agar bisa.
Apa yang bisa dipelajari disini? Keberadaan suami menjaadi penguat manajemen warung karena istri lebih fokus pada layanan. Ada manajemen diwarung tersebut yang harus dijalankan dan itu sangat tergantung pada pensiun. Dengan pengalaman bekerja sebagai karyawan, pengetahuan dan pengalaman ini menjadi sangat penting untuk bisa merubah warung biasa menjadi warung luar biasa.
#warung #pebisniswarung #pensiun #pensiunpreneur

