Corporate Entrepreneurship Ada satu value yang selalu saya pegang sebagai seorang praktisi bisnis dan akademisi yang fokus mengembangkan cor...
![]() |
| Corporate Entrepreneurship |
Ada satu value yang selalu saya pegang sebagai seorang praktisi bisnis dan akademisi yang fokus mengembangkan corporate entrepreneurship di perusahaan yaitu bagaimana seorang manajer melakukan empowerment atau pemberdayaan setiap karyawan berdasarkan potensi diri khususnya IKIGAI mereka melakukan engagement selama mereka bekerja di perusahaan dan di departemen dimana mereka ditugaskan di perusahaan.
Bagi saya, dua konsep ini sangat penting untuk dipahami dengan baik karena berhubungan dengan bagaimana membuat setiap karyawan bisa mengeluarkan potensi diri mereka dalam bekerja khususnya dalam berfikir kreatif dan inovatif serta sikap mental dalam menjalankan tugas dengan cara yang terbaik sehingga memberikan kontribusi positif kepada perusahaan ditengah tingginya persaingan dengan perusahaan lainnya.
Semua berawal dari business owner yang perlu mulai memiliki mindset untuk bekerja dengan dan melalui orang lain untuk mencapai tujuan perusahaan dan sebelumnya harus mencapai sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing yang berkelanjutan ditengah tingginya tingkat persaingan bisnis. Tidak cukup bisnis dijalankan oleh seorang business owner ditengah tingginya tingkat persaingan dan perubahan perilaku konsumen.
Nah, dua konsep ini menjadi kunci sukses nya yaitu bagaimana melakukan pemberdayaan setiap manajer dan karyawan berdasarkan potensi diri mereka. Pemberdayaan karyawan ini diawali dengan pemahaman atas job description dan job specification dari setiap posisi serta tantangan dari pekerjaan dan bisnis kedepan. Selain itu, juga berhubungan dengan strategi perusahaan kedepan karena berhubungan dengan pilihan strategi yang pastinya melibatkan setiap orang di perusahaan.
Assesment perlu dilakukan oleh para business owner kepada manajer dan karyawan mereka dengan menggunakan tools atau alat sumber daya manusia seperti DISC yang pastinya dapat menggambarkan bagaimana diri setiap karyawan dan potensi diri mereka. Selain itu juga berhubungan dengan kinerja manajer dan karyawan selama ini dalam mencapai target pekerjaan. Hasil assesment dan evaluasi atas kinerja ini akan membantu business owner mengenal potensi diri manajer dan karyawan.
Barulan selanjutnya diberikan peningkatan kompetensi karyawan melalui sertifikasi yang diperlukan untuk setiap manajer dan karyawan. sertifikasi yang relevan dengan pekerjaan masing-masing karyawan.
Pelatihan dan pengembangan juga diperlukan oleh karyawan yang berhubungan dengan upaya untuk meningkatkan kompetensi karyawan yaitu knowledge, skill dan attitude mereka. Penting untuk fokus pada aspek thinking ability, leadership dan decision making untuk menyelesaikan masalah dalam perusahaan. Seringkali hal ini dilupakan oleh business owner ataupun HR Manager untuk fokus pada thinking ability, leadership dan decision making for problem solving.
Yang tidak kalah penting bagi setiap business owner dan HR Manajer adalah melakukan engagement dengan manajer dan karyawan yang sudah diberikan sertifikasi dan peningkatan kompetensi tersebut dalam kerangka pemberdayaan mereka di perusahaan. Banyak kesalahan berhubungan dengan tidak melakukan engagement dengan manajer dan karyawan.
Hal ini dapat dilihat dari peraturan perusahaan yang dibuat oleh HR Manager dan fokus paada bagaimana setiap orang dapat berkontribusi pada perusahaan secara optimal sesuai dengan potensi diri mereka masing-masing. Jangan sampai salah membuat peraturan perusahaan yang malah membuat karyawan tidak bisa mengembangkan ide mereka.
Tidak lupa juga membuat program yang dapat menjadi peluang untuk mereka menampilkan yang terbaik dari diri mereka di perusahaan. Program untuk berkreasi di perusahaan menjadi sangat penting dan biarkan mereka melakukan "kesalahan" bila ada ide mereka yang kurang tepat menyelesaikan masalah di perusahaan.
Barulah setelah itu terapkan reward and punishment dengan tepat bagi para manajaer dan karyawan tersebut. Reward bisa berupa promosi jabatan, kompensasi yang bersifat tangible dan intangible. Penting untuk manajer dan karyawan agar mereka tetap bertahan di perusahaan tersebut.Tidak lupa juga punishment bila terdapat kesalahan karena akan menjadi batasan agar karyawan menjadi lebik hati-hati dan tetap berada dalam perusahana.
Konsep leadership dengan menggunakan pendekatan coaching, counselling dan mentoring menjadi penting bagi manajer dan karyawan agar potensi diri mereka bisa di berdayakan dan mereka puas sehingga puas dan loyal kepadan perusahaan untuk menjalankan CORPORATE ENTREPRENEURSHIP.
Kedua adalah melakukan engagement dengan manajer dan karyawan tersebut.

