Corporate Entrepreneurship Salah satu peran strategis dari Departemen Sumber daya manusia atau yang lebih dikenal dengan HRD adalah bagaima...
![]() |
| Corporate Entrepreneurship |
Salah satu peran strategis dari Departemen Sumber daya manusia atau yang lebih dikenal dengan HRD adalah bagaimana membangun budaya perusahaana yang mendukung konsep corporate entrepreneurship dalam perusahaan saat ini. Suka tidak suka, ini adalah bagian dari peran strategis HRD saat ini ditengah tingginya tingkat perubahan dalam lingkungan bisnis khususnya yang berhubungan dengan perubahan lingkungan eksternal makro dan eksternal mikro selain lingkungan internal.
Saya beberapa waktu lalu memiliki pengalaman dengan teman-teman HRD manajer dalam sebuah perusahaan dimana mereka menghadapi tantangan yang tidak ringan dari Board of Director (BOD) dalam mencapai tujuan perusahaan khususnya dalam konteks keunggulan bersaing yang berkelanjutan atau Sustainable Competitive Advantage (SCA). Percaya atau tidak, beban dan tanggungjawab saat ini berada di pundak HRD manager.
Teman-teman pada level perusahaan kecil menengah, banyak yang memiliki keterbatasan pemahaman hubungan antaara budaya perusahaan dengan pencapaian tujuan tersebut. Hal ini bisa dipahami karena corporate entrepreneurship merupakan konsep yang masih terus berkembang seiring dengan tuntutan dari lingkungan bisnis yang berubah terus menerus dan bila tidak diantisipasi dengan strategi, tentu akan berdampak negatif kepada perusahaan.
Nah, untuk menjalankan strategi bisnis perusahaan, menuntut kemampuan berfikir kreatif dan inovatif dari setiap manajer perusahaan dan bahkan karyawan perusahaan, Inilah bentuk implementasi dari corporate entrepreneurship dimana manajer dan karyawan perusahaan memiliki kemampuan berfikir kritis, kreatif dan inovatif. Inilah yang menjadi fondasi bagi perusahaan untuk bisa memenangkan persaingan bisnis saat ini.
Kemampuan berfikir kritis, kreatif dan inovaitf sebagai ciri utama dari entrepreneurship alias intrapreneurship dalam perusahaan sangat diperlukan untuk memenangkan persaingan dan perubahan lingkungan. Hal ini tidak hanya saja menjadi kemampuan, akan tetapi menjadi budaya perusahaaan yang dijalankan dalam perusahaan dana ini sanga ditentukan oleh manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan tersebut.
Budaya perusahaan menjadi integrator bagi seluruh stakeholders dalam perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Hal ini diawal dengan peraturan perusahaan dan dalam peraturan perusahaan tersebut melekat komponen budaya perusahaan untuk bisa mengembangkan corporate entrepreneurship dalam perusahaan.
Pertama, Value. value bicara nilai-nilai yang melekat pada diri setiap karyawan dan sejatinya nilai yang melekat salah satunya selalu berfikir kreatif dan inovatif. Hal ini dilekatkan pada diri setiap manajer dan karyawan dan diturunkan pada program yang pelatihan, pengembangan diri karyawan sampai dengan penugasan dalam perusahaan di setiap pekerjaan sehari-hari.
Kedua, Belief dan ini berhubungan dengan kepercayaan diri setiap karyawan bahwa sukses perusahaan itu bisa dicapai oleh manajemen dan karyawan. Kepercayaan setiap orang untuk sukses dan mencapai bersama-sama menjadi intangible asset. Big picture dari perusahaan mau kemana, menjadi modal yang sangat berharga dalam konteks corporate entrepreneurship yang memang menjadi konsep utama jalannya perusahaaan saat ini.
Ketiga, Habit berhubungan dengan kebiasaan baru yanag memang harus dimiliki oleh setiap karyawaan dan manajemen. Ingat, suksesnya perusahaan mencapai tujuan didasari oleh kebiasaan positif dari setiap karyawan dan manajemen perusahaan dalam menjalankan tugas yang mereka jalankan serta menyelesaikan masalah yang mereka temui dalam keseharian di perusahaan, baik di dalam ataupun berhubungan dengan pihak luar perusahaan.
Keempat, Bahasa dimana HRD terus menggaungkan konsep berfikir kreatif dan inovatiaf serta kritis dalam budaya perusahaan. Melalui video ataupun bahasan setiap hari sehingga menjadi bahasa yang selalu digunakana oleh karyawan dan manajemen perusahaan.
Lima, Komunikasi dan dalam hal ini, HRD mendorong komunikasai informal dan formal untuk membahas masalah perusahaan dan diselipkan dalam setiap program HRD untuk mendorong manajemen dan karyawan berfikir kritis, kreatif dan inovatif sehinggaa mampu membuat mereka menjadi bagian dari project corporate entrepreneurship di perusahaan.
Nah, bagaimana membangun corporate entrepreneurship berbasis budaya perusahaan akan mampu menghasilkan karyawan dan manajer yang bisa berfikir kritis, kreatif dan inovatif dalam menjalankan strategi perusahaan untuk mencapai sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing yang berkelanjutan sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai.
#corporateentrepreneurship #strategicentrepreneurship #strategicmanagement #entrepreneurship

