Financial Literacy for Employees Menarik ketika bicara tentang tabungan yang harus dilakukan oleh setiap karyawan dalam money management y...
![]() |
| Financial Literacy for Employees |
Menarik ketika bicara tentang tabungan yang harus dilakukan oleh setiap karyawan dalam money management yang harus mereka siapkan. Tabungan yang menjadi titik utamanya adalah tabungan pensiun yaitu uang yang disisihkan untuk keperluan dimasa pensiun yang pastinya, seringkali dilupakan oleh para karyawan.
Wajar sih karena banyak karyawan
yang memang tidak memahami konsep pensiun dan bagaimana kebutuhan uang mereka
dimasa pensiun. Padahal, selalu saya sampaikan kepada teman-teman karyawan,
hidup kita setelah masa pensiun itu kurang lebih 25 tahun dan itu harus kita
lewati dan kebutuhannya disiapkan.
Ingat, kebutuhan dimasa pensiun
tidak hanya bicara tentang kebutuhan makan saja, akan tetapi juta difikirkan
kebutuhn Kesehatan yang biasanya ditanggung oleh perusahaan melalui BPJS,
kebutuhan pendidikan anak, kebutuhan ibadah sampai dengan kebutuhan lain-lain
dalam konteks seringkali pensiunan berhubungan dengan aktivitas sosial
kemasyarakatan yang tidak bisa ditinggal.
Dari sini, bisa dilihat bahwa
banyak kebutuhan yang harus dipenuhi ketika masa pensiun dan menjadi early
earning untuk bisa hidup dengan tenang dimasa pensiun tersebut. Tentu yang
harus disiapkan adalah keuangan dimasa pensiun dengan baik. Kalau mau dihitung,
maka kebutuhan uang yang memang tetap ada diasa pensiun dengan asumsi kebutuhan
tiap bulan Rp. 5.000.000 x 12 bulan x 25 tahun adalah Rp. 1.500.000.000.
Jelas sekali tidak sedikit uang
yang harus disiapkan untuk masa pensiun oleh para pensiunan. Banyak calon
pensiun yang tidak menyadari akan hal ini sehingga mereka lebih fokus pada
pengeluaran rutin dan bahkan seringkali terjebak dengan keinginan yang harus
dipenuhi sehingga membuat mereka lupa dengan tabungan yang harus disiapkan
yaitu tabungan pensiun.
Nah, dari konteks ini, penting
bagi karyawan untuk bisa mempersiapkan uang dimasa pensiun dengan cara menabung
setiap bulan. Tabungan ini berasal dari uang yang dipisahkan dari pendapatan
dengan jumlah minimal 10% dari total pendapatan. Belum lagi kalau bisa menginvestasikan uang
tersebut untuk emas ataupun investasi lainnya dengan instrumen yang sangat
dipahami.
Kita juga melakukan penggunaan
uang untuk DPLK yang dikelola oleh perbankan dan ini aman untuk uang pensiun
yang bisaa dicairkan khusus untuk masa pensiun setiap karyawan. Dapat
dibayangkan kalau ini bisa dilakukan, akan berdampak kepada kondisi keuangan karyawan yang pastinya nanti menjadi sumber keuangan
mereka dan dapat hidup dengan baik.
So, wudah waktunya kita
memisahkan uang untuk ditabung untuk kepentingan pensiun nantinya.

