Program Pensiunpreneur Siapa Takut yang tayang di Bandung TV pada hari Sabtu, 16 Juli 2016 mendatangkan satu narasumber yang fokus pada p...
Program
Pensiunpreneur Siapa Takut yang tayang di Bandung TV pada hari Sabtu, 16 Juli
2016 mendatangkan satu narasumber yang fokus pada peningkatan kualitas sumber
daya manusia sejak dini. Memang aktivitas ini sudah dijalankan sejak tahun 2001
dan dalam perjalanan bisnis beliau sebagai seorang pensiunpreneur, banyak
inspirasi, informasi dan bahkan peluang bisnis yang ditawarkan kepada para
karyawan yang ingin menjadi seorang pensiunpreneur.
Narasumber PPST kali
ini adalah Ibu Wiwik Yuliati dengan bisnis yang dikembangkan dengan nama
Sensory Motor School (SMS) yang sudah dimulainya sejak tahun 2001. “Saya
memulai bisnis ini sejak saya keluar dari satu NGO atau Non Governmental
Organization yang memang fokus untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia
sejak dini” katanya menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh Meriza Hendri
dalam program PPST ini.
Dalam acara ini, banyak hal yang disampaikan oleh
Ibu Wiwik sebagai seorang pensiunpreneur, mulai dari motivasinya mundur dari
perusahaan lama, bagaimana beliau memanfaatkan pengetahuan tentang bisnis dan
manajemen yang didapat di perusahaan lama dulu sampai dengan tips bagi para
karyawan untuk sukses dalam memilih menjadi seorang pensiunpreneur.
“saya memilih untuk berhenti dari tempat kerja
dulu dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada yunior saya untuk bisa
berkontribusi lebih kepada perusahaan selain saya memang ingin menjadi seorang
entrepreneur sesuai dengan idealisme saya dulu” katanya. “Kemudian saya memilih
bisnis yang sesuai dengan potensi dan passion saya” tambahnya.
Inilah pelajaran yang sangat berharga bagi para
karyawan untuk mencapai sukses menjadi pensiunpreneur dimana banyak hal yang
bisa dieksplorasi dengan status sebagai seorang pensiunpreneur dengan basis yang
kuat dengan pengetahuan, keterampilan sampai dengan pengalaman kerja.
Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana Ibu
Wiwik menjelaskan bagaimana dia bisa memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman
kerja dalam membangun bisnis saat ini sehingga dapat membuka dua cabang di Kota
Bandung dan akan terus dikembangkan di berbagai kota di Indonesia. “Pengetahun
dan pengalaman kerja dulu sangat bermanfaat untuk pengembangan bisnis dan saya
menyarankan untuk pensiunpreneur agar fokus dalam bisnis” katanya.
Inilah program Pensiunpreneur Siapa Takut edisi
Ibu Wiwik Yuliati, owner Sensory Motor School dan Meriza Hendri membahas
bagaimana pentingnya para karyawan untuk menjadi pensiunpreneur dengan dasar
pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman mereka selama bekerja dulu.
Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com

