Suka tidak suka, pelajaran yang sangat saya rasakan ketika berkunjung ke BEBEK GOROWK ketika shooting Program Pensiunpreneur, Siapa Tak...
Suka tidak suka, pelajaran yang sangat
saya rasakan ketika berkunjung ke BEBEK GOROWK ketika shooting Program
Pensiunpreneur, Siapa Takut? yang tayang di Bandung TV dan STRABIZ TV beberapa
waktu yang lalu adalah bagaimana penerimaan Bu Siti Gumilang kepada saya dan
tim. Bagi saya, luar biasa dan sangat berbeda dengan yang lain. Bu siti
memberikan service excellence atau layanan prima kepada saya dan tim.
Hmmmm.. saya jadi teringat dengan
konsep yang selalu saya kembangkan dalam pensiunpreneur yaitu bagaiman
kelebihan atau keunggulan seorang karyawan yang menjalankan bisnis setelah
mereka pensiun dengan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan mereka bekerja
dulu dibisnis sekarang ini. terlihat bagaimana bu Siti memberikan layanan
kepada konsumen mereka. Tak ubah layakanya layanan kepada konsumen hotel karena
membang beliau bekerja dibagian FOOD and BEVERAGE.
Rasanya, ini membuktikan bagaimana
seorang pensiunpreneur memiliki competitive advantage untuk bisa sukses dalam
bisnis. saya yakin ketika bekerja sama orang lain, setiap karyawan mendapatkan
pelatihan ataupun pendidikan tentang service excellence atau layanan prima.
Karena memang level bisnis untuk sukses harus bisa memberikan layanan prima
kepada konsumen untuk bisa membuat mereka puas dan loyal kepada perusahaan.
Disinilah para karyawan yang akan
ataupun sedang menjalankan bisnis untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman
dalam bekerja dulu untuk memberikan layanan prima. Saya merasakan konsep TERRA
yang seringkali diajarkan ketika saya juga bekerja di PT Asuransi Bintang Tbk,
pada tahun 2001 – 2003 dulu. Tangible adalah konsep bagaimana saya harus
berpenampilan rapih dan menarik kepada konsumen. hal ini juga ditunjukkan oleh
bu Siti dalam bisnisnya.
Empati atau merasakan apa yang
dirasakan oleh orang lain juga mendapatkan perhatian bu Siti karena setiap
entrepreneur yang merasa lama menunggu makanan, langsung dipercepat proses
dengan tetap mempertahankan kualitas. Demikian juga dengan respons yang cepat
ketika konsumen meminta produk kepada beliau.
Reliability atau kesesuaian antara
yang dijanjikan dengan yang diberikan menjadi perhatiannya juga. Dia
benar-benar menangani prosese pembuatan produk sendiri, barulah diberikan
kepada karyawan kalau tinggal menyajikan. Yang terakhir, assurance yaitu
bagaimana beliau menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pebisnis di kuliner
dengan dasar pengetahuan dan pengalaman di hotel.
So, masih takut memilih untuk jadi
pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang
pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..

