Business Today Berbagai kegiatan yang diselenggarkaan oleh stakeholders dalam bisnis berhubungan dengan seminar ataupun pelatihan. Apal...
Business Today
Berbagai kegiatan
yang diselenggarkaan oleh stakeholders dalam bisnis berhubungan dengan seminar
ataupun pelatihan. Apalagi pemerintah yang seringkali mengadakan pelatihan yang
dibutuhkan oleh para entrepreneur agar bisa memberikan value kepada peningkatan
bisnis entrepreneur itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri kepedulian pemerintah,
pengusaha, perbankan, akademisi sampai dengan media juga sangat tinggi sehingga
berbagai seminar dan diskusipun diselenggarakan.
Sebagai seorang
entrepreneur, tentu hal ini menjadi sebuah peluang yang notabene adalah menjadi
social capital ditengah terbatasnya modal yang dimiliki oleh entrepeneur dalam
menjalankan bisnis. peluang yang dapat
memberikan value dalam bentuk kesempatan pelatihan, pembinaan, pameran,
informasi bisnis sampai dengan bagaimana mendapatkan pendanaan. Akan tetapi,
tentu sebagai seorang entrepeneur, perlu memahami hal yang lebih mendalam dan
bagaimana menyikapi peluang tersebut.
Pelajaran yang sangat
berharga adalah bagaimana entrepeneur mulai menganalisis bisnis mereka
masing-masing. memang banyak pelatihan dan seminar, akan tetapi, belum tentu
semuanya sesuai dengan bisnis dan kebutuhan entrepreneur terhadap apa yang
diseminarkan atau dilatih tersebut. Seringkali entrepreneur terjebak dengan
aktivitas yang hanya mengikuti pelatihan saja, akan tetapi, tidak fokus kepada
content atau isi dari pelatihan.
Pemahamn yang baik
dari entrepeneur terhadap apa bisnis dan isi serta korelasinya satu sama lain
menjadi penting. Yang kedua adalah sejauh mana entrepeneur butuh materi
pelatihan atau materi seminar karena akan menentukan bagaimana pemanfaatan isi
pelatihan tersebut. Hal ini berhubungan dengan Training Need Analysis atau yang
seringkali disebut dengan TNA oleh para professional dalam bisnis. semuanya
harus benar-benar berbasis kepada kebutuhan pelatihan.
Hal ini dapat dilihat
dalam konteks keuangan, pemasaran, operasi sampai dengan sumber daya manusia
dan juga teknologi informasi. Aspek-aspek ini harus menjadi dasar dalam konteks
hard skill dari seorang entrepreneur dalam menjalankan bisnis. demikian juga
dengan soft skill yang terdiri dari leadership skill, decision making skill,
communication skill serta motivasional skill yang jelas sekali dibutuhkan oleh
entrepreneur.
Ketika kedua aspek
ini sudah diperhitungkan dan dianalisis, barulah entrepreneur mulai mengikuti
seminar atau pelatihan yang ditawarkan oleh pemerintah ataupun lembaga lainnya.
Akan tetapi, harus aktif di acara tersebut dan juga mengimplementasikan setiap
materi yang didapat di perusahaan dengan membaut keputusan bisnsi yang
berkontribusi pada peningkatan profit, people, planet, sustainability serta
tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. So, jangan
keseringan ikut seminar ya…Bagaimana dengan anda? hmmmm

