Tadi malam, QP Indonusa dan Radio Bobotohnomic mengadakan gathering ketiga di Cafe Persib. Acara yang ketiga pada tahun ini. Dan merupakan ...
Tadi malam, QP Indonusa dan Radio Bobotohnomic mengadakan gathering ketiga di Cafe Persib. Acara yang ketiga pada tahun ini. Dan merupakan suatu anugerah acara tadi malam dapat berlangsung dengan baik. Sesuai dengan tujuan pelaksanaan acaranya, yaitu meningkatkan silaturahmi antar para entrepreneur. senangnya.
Acara semalam dimulai dengan kata sambutan dari Pak Heru, selaku General Manager Bobotoh 96,4 FM dan dilanjutkan oleh kata sambutan dari Direktur Utama QP Indonusa. Kata sambutan ini mengantarkan kegiatan untuk mencapai tujuan acara yaitu sharing pengetahuan dan pengalaman dari para entrepreneur dan juga akademisi serta perbankan. Itul lho...
Acara ini juga diselingi dengan makan malam bersama para peserta dan juga makan makanan khas Bandung, yaitu batagor. enaknya. Apalagi diselingi dengan nyanyian para pemusik dan penyanyi yang notabene juga para bobotoh. Terlihat sekali bagaimana peserta menikmati acara semalam.
Acara dilanjutkan dengan diskusi dengan pembicara Pak Nana yang membahas tentang peluang bobotohnomic dan juga potensi bisnis yang ada disana. Besar sekali peluangnya dan harus dimanfaatkan dengan baik. selain itu, apa yang dilakukan selama ini akan memberikan value bagi para bobotoh itu sendiri.
selain itu, pa nana juga memberikan sharing tentang peluang bagi para bobotoh. Untuk bobotoh yang ingin mengembangkan bakat bekerja di perusahaan jepang dan ataupun kerja di jepang, ada peluang untuk mengikuti pelatihan dan persiapan kesana. itu adalah peluang yang sangat berarti bagi para bobotoh.
acara selanjutnya menampilkan Bapak wisata, dari Bank BNI 46 yang sudah berada di lokasi acara sejak Magrib. beliau adalah area manager untuk produk bni bagi para usaha mikro. produk yang disampaikan oleh Pak Wisata adalah produk kredit wirausaha. Produk ini perlu dimiliki oleh para entrepreneur, khususnya khususnya bobotohnomic itu sendiri.
Para peserta sangat tertarik dengan presentasi dari pak Wisata karena berhubungan dengan loan atau pinjaman atau kredit dari perbankan. Para bobotoh membutuhkan pinjaman buat pengembangan bisnis mereka. Hanya, masalahnya adalah para bobotoh sering bermasalah dengan kolateral atau jaminan untuk kredit mereka. Mereka berharap dapat keringanan dari Bank BNI.
Presentasi terakhri disampaikan oleh Bapak Meriza. Bahasan yang disampaikan adalah relevan dengan pembelajaran atau learning bagi para bobotohnomic dalam bisnis mereka.Learning yang berhubungan dengan peluang bisnis dankeuangan bagi bisnis mereka adalah value yang sangat berharga. Inilah yang menjadi point utama dari Pak Meriza.
Gathering semalam benar-benar memberikan value untuk semua yang terlibat. Baik itu bobotohnomic, perbankan, qp Indonusa dan juga Radio Bobotoh 96,4 FM.

