Perjalanan bisnis anak-anak muda sekaran ini semakin menunjukkan arah yang lebih baik. Kinerja bisnis mereka sudah mulai terukur dan terus ...
Perjalanan bisnis anak-anak muda sekaran ini semakin menunjukkan arah yang lebih baik. Kinerja bisnis mereka sudah mulai terukur dan terus tumbuh dan berkembang. Alhamdulillah,
Hal ini memberikan gambaran yang positif bagi perkembangan entrepreneurship di negara ini. Meskipun sedikit, akan tetapi, asalkan prosesnya berjalan terus dan mampu menghasilkan semakin banyak pelaku bisnis, tentunya akan memberikan kontribusi yang positif bagi perekonomian individu para entrepreneur, keluarga dan bangsa ini.
Akan tetapi, semakin kesini, saya merasakan bahwa ada sesuatu yang perlu ditingkatkan dari setiap entrepreneur. Peningkatan yang bersifat religius adalah langkah selanjutnya yang harus diperhatikan. Kenapa demikian?
fakta yang saya dapatkan bahwa pengembangan bisnis tanpa isi dari agama, khususnya agama kita, sebagai muslim memberikan gambaran bisnis tersebut kurang memiliki ruh. Ruh dalam artian makna yang mendalam untuk menjawab kenapa bisnis ini dijalankan. Banyak kasus yang terjadi bisnis tidak dijalankan dengan prinsip agama, membuat bisnis tersebut terkesan tidak bermakna
Saya menyebutnya membangun bisnis dengan Bismillah, adalah awal bagaimana kita mencoba untuk menjalankan agama ini sesuai dengan prinsip ajaran islam. Insya Allah, bisnis kita akan terus berada dalam koridor yang benar.
Ada satu konsep yang saya perlu dipahami, bagaimana membangun bisnis yang bisa berjangka panjang, dalam dimensi usianya. Mimpi saya, bisnis kita bisa long life. Faktor utamanya saat ini adalah berbisnis sesuai dengan etika bisnis, mencapai tujuan yaitu profit, people dan planet.
Dalam konteks yang menyeluruh, semuanya ada di ajaran agama Islam. Insya Allah, sustainability akan bisa terjamin dalam bisnis kita. Mari mengawali bisnis kita dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Insya Allah kita akan sukses dalam bisnis ini..
